Datangmu tak disangka.
Secara kebetulankah kita selalu bertemu?
Sesosok rupa yang manis.
Menenangkan dengan senyuman.
Hati yang tulus meredakan beban.
Celoteh riang hilangkan penat.
Kamu.
Mengapa kamu?
Disaat rongga ini masih tersisa rasa darinya.
Disaat relung pikiran ini belum bisa melupakannya.
Mengapa?
Ini hanya rasaku.
Tak tau denganmu.
Mengapa kamu?