<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar/1484557641518392011?origin\x3dhttp://townsvilleattack.blogspot.com', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>
Percaya Nggak Kalau Gue Jawab Terserah Itu Karena Gue Percaya Sama Kalian?
Sabtu, 23 Januari 2010 23.00

"Terserah...."

mungkin ada beberapa orang yang ngga suka sama jawaban itu.
jawaban yang ngga memberikan jawaban (nah lho?)

ngerasa gitu ngga?

kebalikan sama gue. gue sangat sering menjawab "terserah" kalau ditanya tentang pilihan atau disuruh memutuskan sesuatu. dan hal itu bikin gue dimarahin balik sama yang nanya, siapapun itu. "ih gimana sih, ngga ada pilihan terserah tau!" itu jawaban yang sering keluar dari mulut sahabat gue kalo dia misalnya nanya "Dit, mau jalan kemana lagi nih kita?" atau "Dit, mau nonton apa?" dan pertanyaan lain-lainnya lah yang serupa. saking udah hafalnya sama kebiasaan jawab gue itu, dia ngga memberikan gue kesempatan jawab dulu tapi langsung penggabungan dua kalimat diatas. jadinya "Dit, mau jalan kemana lagi nih kita? Ngga ada jawaban terserah ya!" dan gue pun mau ngga mau harus memberikan jawaban.

ngga cuma sahabat dan teman gue aja yang begitu. nyokap gue pun begitu. "Kamu gimana sih daritadi ditanya jawabnya terserah-terserah terus". gitu pasti tanggepan nyokap begitu denger gue jawab terserah. yaaa sesimpel nyokap gue cuma nanya "Mau dimasakin apa hari ini?" dan pertanyaan simpel serupa lainnya.

tapi, tau ngga sih kenapa gue suka menjawab terserah? gue menjawab terserah itu karena sepenuhnya gue percaya sama keputusan dari yang nanya. sesimpel sahabat gue yang nanya mau pergi kemana lagi, kalo gue jawab terserah ya berarti gue bakal ikut kemana dia pergi gitu, asalkan masih logis aja ya tempatnya. begitu juga kalo nyokap gue nanya mau dimasakin apa hari ini. kalo gue jawab terserah ya berarti gue nanti bakalan makan masakan nyokap gue. bukan karena gue mau bikin bingung. tapi gue menyerahkan kepercayaan gue sepenuhnya. percaya, ya itu percaya.


jadi ngga ada maksud ingin bikin kalian bingung lagi siapapun yang mengajukan pertanyaan kepada gue, gue mempercayakan jawaban itu kepada kalian. ya, percaya :)

6 comments -- Posting Komentar

Welcome

stats history
Fall Daisy Basket

Profile
Aldita Yurioputri Wulandari
Faculty of Computer Science, University of Indonesia

Aldita Yurioputri's Facebook profile

My Look


Chit-Chat :)

Labsky
Anindya Dena Vanesha
Arini Purwono
Ernes Budiman
Karina Aussie
Natasha Pharmasetiawan
Safira Haryanti
Shabrina Pritta
CSUI
Ahmad Jakfar B-)
Ardhi Putra
Ferdiansyah Dolot
Irene Ully Havsa
Krisna Setioaji
Mohamad Sidik
Muhammad Andri Ihsanuddin
Muhammad Ilman Akbar
Selly Septiani
Shoraya Muis
Siti Ulfah Lukman
Suci Lestarini
Wanda Kinasih
Yahya Muhammad

Another Links
AnakUI.com
CSUI 2009
Indonesia Berprestasi
Univind

Ladang Buku

Memories
  • Mei 2008
  • Juni 2008
  • November 2008
  • Desember 2008
  • Januari 2009
  • Juni 2009
  • September 2009
  • Oktober 2009
  • November 2009
  • Desember 2009
  • Januari 2010
  • Februari 2010
  • Maret 2010
  • April 2010
  • Mei 2010
  • Juni 2010
  • Agustus 2010
  • September 2010
  • Oktober 2010
  • November 2010
  • Desember 2010
  • Maret 2011